Logika dan Perasaan yang Seimbang

Mengapa Tuhan menciptakan manusia dengan menggunakan LOGIKA dan PERASAAN.

Sisi positif:
Ketika anda menggunakan LOGIKA anda bisa memutuskan sesuatu dengan cara yang benar, membela yang benar, memilih yang baik demi sebuah kebaikan, bijaksana dan adil..yang tentunya membawa kebahagiaan anda dan orang lain dalam jangka panjang.
Namun ketika PERASAAN anda ditumbuhkan, gunakanlah dengan sebaik-baiknya, untuk menolong sesama, membangun religi, melindungi dan membantu yang lemah terhadap sesama. Dalam hal ini tentu hati nurani anda akan terbangun, menjauhkan anda dari rasa BENGIS dan KEJAM.

Sisi negatif:
Ketika terlalu menggunakan LOGIKA anda secara berlebihan, egois, hati nurani anda akan tertutup, tidak percaya akan adanya TUHAN, melanggar moral, dan tidak ada rasa Iba dan Kasihan terhadap sesama.
Ketika anda juga terlalu menggunakan PERASAAN anda tidak dapat memutuskan dan memilih secara objektif, mana yang benar dan mana yang salah. Keputusan hanya didasarkan LIKE or DISLIKE.
Gunakanlah LOGIKA dan PERASAAN secara seimbang. Kapan anda harus memakai PERASAAN dan kapan anda harus memakai LOGIKA.
Ketika anda memutuskan sesuatu dengan menggunakan PERASAAN tumbuhkan LOGIKA anda untuk dapat memilih dan memutuskan secara baik dan adil?
Ketika anda memutuskan sesuatu dengan menggunakan LOGIKA tumbuhkan PERASAAN anda apakah perbuatan anda bermoral???? Atau menyalahi aturan etika sosial??

DIALOG PERASAAN DAN LOGIKA :
Hati : dia hanya sedang sakit, jangan memarahinya lagi
Logika : dia terlalu cengeng !
Hati : apa salahnya melampiaskan rasa sakit melalui air mata ?
Logika : iya aku tau .. nanti juga dia akan sembuh, dia cuma butuh waktu
Hati : taukah kamu waktu tidak akan pernah menyembuhkan apapun, waktu hanya akan membuat seseorang menjadi terbiasa akan rasa sakit itu

Logika : hhhh .. dasar perempuan ! bisanya hanya menangisi yang telah terjadi , BODOH !
Hati : perempuan menangis bukan karena dia bodoh, hanya saja terkadang perempuan lelah untuk terus-menerus berpura-pura menjadi kuat
Logika : tapi apa ada gunanya ?
Hati : setidaknya biarkan dia menangis saat ia seorang diri, karena dia terlalu lelah untuk terus-menerus memasang senyum palsu di depan orang lain

Logika : tetapi kenapa dia menangis ?
Hati : dia hanya sedang rindu, percayakah kamu ? dia hanya terlalu rindu, menurut logika apakah itu masuk akal ?
akal Hati : sepertinya untuk kali ini kita menemui kesepakatan

So, what’s your choice?
Is a good choice for your life?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s